Posts

FOTO-FOTO KARAKTER & NAMA TOKOH WAYANG GOLEK

Image
 Sumber : http://putragiriharja3.blogspot.com/p/foto-foto-wayang-golek.html CITRASOMA CITRAKSI CITRAYUDA DAWALA ABIMANYU

Sejarah Singkat Wayang Golek

Image
Pandawa 5 & Kresna Perkembangan wayang golek berasal atau dipengaruhi oleh latar belakang budaya yang berbeda. Walaupun demikian, wayang golek merupakan karya sastra lisan yang berkembang di Jawa Barat dan digemari oleh masyarakatnya.  Perkembangan wayang golek yang terus dialami sampai sekarang selalu menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Perkembangan wayang golek menurut Salmun dimulai oleh perkembangan wayang kulit pada jaman Erlangga berkuasa pada tahun 1050 M. Ketika itu hanya diceritakan seperti dongeng (Salmun, 1961 : 10-27) Atja & Saleh Danasasmita, (1981) mengatakan bahwa hampir dapat dipastikan bahwa orang yang membawakan dongeng (juru cerita) itu adalah dalang.  Naskah Sunda Kuno Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian yang ditulis tahun 1518 M, menyebutkan bahwa :  

Seni Sunda Degung, Sejarah dan Perkembangannya

Image
Degung adalah kumpulan alat musik dari sunda. Ada dua pengertian tentang istilah degung: Degung sebagai nama perangkat gamelan Degung sebagai nama laras bagian dari laras salendro ( berdasarkan teori Raden Machjar Angga Koesoemadinata). Degung sebagai unit gamelan dan degung sebagai laras memang sangat lain. Dalam teori tersebut, laras degung terdiri dari degung dwiswara (tumbuk: (mi) 2 – (la) 5) dan degung triswara: 1 (da), 3 (na), dan 4 (ti).

LEUNGITNA NGARAN SUNDA DI TATAR SUNDA

Bubuka Teu saeutik urang Sunda anu can manggih hartina Sunda, kumaha mimitina, naon sababna disebut Sunda, jeung teu sadar yen ngaran wewengkon Sunda teh sabenerna mah ayeuna geus leungit deui. Can aya kacaritakeun inohong Sunda anu kabeuratan ku leungitna ngaran wewengkon Sunda atawa Pasundan. Malah nepikeun ka ahli sajarah Sunda oge lolobana lamun nulis buku anu eusina sajarah di wewengkon Sunda make judul Sajarah Jawa Barat. Aya naon jeung kunaon nepikeun ka kitu, padahal eusina jelas-jelas samemeh ngadegna Propinsi Jawa Barat, sedengkeun anu disebut Jawa Barat mah henteu ngawakilan Tatar Sunda segemblengna. Ieu tulisan teu aya maksud pikeun mangaruhan NKRI, tapi sabalikna pikeun nguatkeun NKRI kudu aya rasa silih ajenan jeung silih hormat ka indentitas masing-masing. Loba urang Sunda nu ngarasa diteungteuinganan ku leungitna ngaran Sunda atawa Pasundan sacara administratif. Memang masih aya keneh ngaran Tatar Sunda sacara de facto anu ti waktu ka waku mangkin luntur...

Asal Muasal Sunda

Image
Disusun Oleh ; Agus Setia Permana  Penggunaan istilah Sunda saat ini sulit dibedakan dengan istilah Jawa Barat, sering dicampur adukan, padahal secara histori memiliki sejarah yang berbeda. Kedua istilah tersebut mengalami perubahan pengertian dan penafsiran, sehingga sering terjadi kekeliruan dan keragu-raguan dalam penggunaannya, terutama ketika istilah Sunda hanya dikonotasikan politis, dianggap sukuisme, sehingga terpaksa istilah Sunda dalam perkumbuhan sosial dan budaya harus diganti dengan sebutan Jawa Barat. Istilah Sunda dalam catatan masa lalu diterapkan untuk menyebutkan suatu kawasan (Sunda besar dan Sunda kecil), sedangkan di dalam prasasti dan naskah sejarah digunakan untuk menyebutkan batas budaya dan kerajaan di pulau Jawa bagian barat (Jawa Kulwon), bukan hanya terbatas didalam yuridiksi penerintahan Jawa Barat saat ini, didalam Catatan Bujangga Manik disebut “Tungtung Sunda”.  Dataran-Kepulauan Sunda Bagi masyarakat yan...

SEKILAS RAGAM HIAS "PAKARANG"

oleh : MAMAT SASMITA    Ketika membaca sebauh buku tentang Arsitektur Tradisional Jawa Barat, disana disebutkan bahwa ragam hias di rumah Sunda tidak ditemukan, alasannya mungkin karena masyarakat Sunda dahulu lebih bersifat semi sedenter (berpindah-pindah), sehingga rumah dianggap bukan harta kekayaan sebagai milik pribadi yang sangat didambakan sehingga tidak perlu dihias. Tetapi apabila membaca naskah Sunda kuno Sanghyang Siksakandang Karesian (SSK) disana disebutkan beberapa ahli yang pada dasarnya berkaitan dengan seni diantaranya keahlian mengukir yang disebut maranggi , keahlian melukis, keahlian mengolah logam, membatik dan sebagainya. Tome Pires pada tahun 1512 telah mendeskripsikan keadaan keraton mempunyai 330 tiang kayu yang tebal seperti tong anggur dan pada baian puncaknya dihias dengan ukiran yang indah. Kemungkinan ragam hias untuk bangunan (rumah) sudah ada, bisa jadi bukan hanya di keraton tetapi juga di kabuyutan. Bagaimana di ruma...

BENTUK BEDOG SUNDA

Image
Golok atau bedog sunda sangat beragam, karena tiap daerah di Jawa Barat memiliki variasi bentuk tersendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan, fungsi, dan karakteristik masing-masing masyarakat penggunanya. Golok ( bedog ) sunda umumnya memiliki bilah dengan panjang lebih kurang 30 cm sampai dengan 40 cm, namun ada pula bilah golok yang berukuran pendek atau kurang dari 30 cm. Golok ( bedog ) sunda yang memiliki panjang bilah lebih dari 40cm disebut kolewang atau gobang . Bagian utama dari sebuah golok adalah bilah ( wilah ) dan penamaan golok umumnya berdasarkan pada bentuk bilahnya yang terbuat dari campuran besi dan baja. Bahan baku yang umum digunakan oleh pengrajin golok di Jawa Barat saat ini adalah lempengan per bekas mobil. Bahan ini relatif mudah didapat di tempat penjualan besi bekas. Per mobil bekas digunakan selain karena lebih murah dari bahan baku yang baru, juga karena merupakan campuran besi dan baja yang cocok untuk golok. Bilah golok dimulai d...